Jumat, Februari 14, 2014

Hujan Debu, Relawan PKS Jogja Bagikan Masker Pada Tukang Becak

Letusan gunung Kelud Jawa Timur tadi malam (13/2/2014) menyebabkan hujan abu vulkanik yang menyebar di berbagai wilayah. Jawa Tengah dan Yogyakarta terkena hujan debu yang cukup tebal hingga pagi Jumat ini (14/2).

Kondisi ini menyebabkan jalanan dipenuhi debu tebal dan membahayakan pengendara. Dan sperti biasa, Relawan-relawan PKS langsung terjun untuk turut membantu dengan membagikan masker di berbagai daerah.

Di Yogyakarta, Relawan PKS bagikan masker untuk para tukang becak dan para pengendara di jalan-jalan.



Read more »

PKS Rajai Media Online

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meraih dukungan dengan persentase tertinggi pada polling media Online Republika Online dan situs BeritaSatu.com. PKS mengungguli seluruh partai lainnya pada polling di kedua online tersebut.

Hingga berita ini ditulis, di situs BeritaSatu.com, PKS meraih 58,3% dukungan meninggalkan Golkar, PDIP dan Demokrat. Sementara di situs berita Republika Online, PKS juga meraih persentase terbanyak, yaitu 39.22%, jauh meninggalkan PDIP, Golkar dan Nasdem.

Di situs BeritaSatu.com, salah satu bakal Capres dari PKS, Ahmad Heriyawan juga unggul dalam Polling Capres di Beritasatu.com.


*Sumber:
- http://www.beritasatu.com/pages/polling/poll.php?pollid=83
- http://www.republika.co.id/page/poll/52d66e047bfb8b6424000000

sumber:pkspiyungan.org
Read more »

Ini Kronologi Gunung Kelud Meletus #PrayforKelud

Malang - Setelah naik statunya dari Siaga menjadi Awas, gunung Kelud, Jawa Timur, akhirnya meletus pada hari Kamis (13/2/2014) malam. Sampai hari Jumat (14/2/2014) dini hari, letusan belum berhenti.

Letusan gunung Kelud mengakibatkan hujan batu dan abu di sejumlah daerah kabupaten/ kota Kediri, kabupaten Blitar, kabupaten Malang, dan kota Batu. Selain hujan batu, lahar panas juga tumpah menuju sungai.

Berikut kronologi peristiwa letusan gunung Kelud yang dikeluarkan oleh Pemkab Kediri: Letusan tercatat terjadi selama empat kali. Terdiri pada pukul 22.55, pukul 23.00, pukul 23.23, dan pukul 23.29 WIB. Letusan terbesar terjadi pada yang keempat.


Hujan batu terpantau sampai ke wilayah kecamatan Pare
Hujan batu terpantau sampai ke wilayah kecamatan Pare pada pukul 23.36 WIB. Pada pukul 23.41 WIB, hujan batu sebesar ibu jari kaki melanda wilayah kecamatan Wates dan Pesantren Kota Kediri. Pada pukul 23.55 WIB, hujan batu ini menjangkau kawasan SLG.


Pukul 00.05 WIB, hari Jumat, hujan batu kecil-kecil sampai ke wilayah Pace, Kabupaten Nganjuk. Hujan batu ini disertai dengan abu dan pasir.

Pemkab Kediri juga mencatat bahwa petugas vulkanologi telah meninggalkan pos Kelud pada saat letusan ketiga. Meski terjadi hujan batu dan debu, Pemkab belum menerima laporan adanya korban jiwa maupun bangunan roboh. [beritajatim.com]

Hujan Abu Vulkanik Kelud Sampai Jogja

Ini foto depan rumah saat tulisan ini dibuat 05.30 WIB, hujan abu vulkanik Kelud
Pagi shubuh saat berangkat ke Mushola untuk shubuh berjama'ah cukup kaget dengan hujan abu vulkanik yang cukup deras. Jalanan menjadi putih tertutup abu. Mata terasa pedas. Di masjid dan mushola tadi shubuh juga langsung diumumkan lewat pengeras suara akan hujan abu agar warga waspada dan meningkatkan doa untuk keselamatan semua. 

"Allahumma Sallimnaa wa Ummatanaa..." #PrayforKelud

(Ya Allah, selamatkan kami semua)

UPDATE: jam 06.30
sumber: pkspiyungan.org


kondisi jalan depan rumah jam 06.30. dan hujan abu masih deras.                
Read more »

Gunung Kelud Meletus, PKS se-Jawa Timur Bagikan Masker

Erupsi Gunung Kelud yang terjadi Kamis (13/2) malam mengakibatkan hujan abu vulkanik yang hampir merata di seluruh daerah di Provinsi Jawa Timur. Menyikapi hal itu, kader-kader PKS membagikan masker untuk pengguna jalan.

Pemadangan kader PKS bagi-bagi masker tampak di sejumlah daerah seperti di Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Bojonegoro, Ngawi, dan Nganjuk.

Menurut Dhian Satriya, kepanduan DPW PKS Jawa Timur, kader-kader PKS di hampir seluruh kabupaten dan kota dengan sigap turun ke jalan membantu masyarakat membagikan masker. Selain membagikan masker di daerah-daerah, kader PKS sudah menyiapkan posko di Kediri dan Blitar untuk korban erupsi Kelud.



sumber: bersamadakwah.com
Read more »

Kamis, Februari 13, 2014

(Video) “Chika Punya Cerita” Sitkom Menarik dan Mendidik

Lihat disini
Televisi kini bukan jadi hal yang asing lagi. Tayangan-tayangan di televisi saat ini sudah menjadi konsumsi harian publik. Tak hanya kalangan dewasa dan orang tua, remaja bahkan anak-anak pun menikmatinya. Sayangnya, tayangan televisi kini di dominasi oleh tayangan yang kurang bermutu dan mendidik. Dalam sinetron-sinetron televisi kerap kali adegan yang mencontohkan sikap kurang baik, seperti berkelahi, menghasut, narkoba, dan masih banyak lagi.
Sebuah komunitas pemuda Islam yang sering di sebut Garuda Keadilan mencoba membuat terobosan baru. Di usia muda ini mereka berkarya melalui film pendek dan video-video kreatif lain nya. Film “Chika Punya Cerita” yang baru di rilis tanggal 3 Februari lalu ini tidak sekadar berisi humor atau lawakan belaka. Film ini juga berbagi pesan-pesan moral untuk para remaja. Bukan hanya tayangan yang sekilas lewat, tapi mereka menyisipkan pesan-pesan positif dalam tiap adegan nya. Meski hanya tayang di YouTube tiap 2 pekan sekali besar harapan mereka, agar film ini menjadi inspirasi pemuda dan remaja Indonesia. Tidak menutup kemungkinan, orang dewasa juga tentu tertarik menyaksikannya.
Ketika tulisan ini diturunkan, ada beberapa komentar penggemar Gkreatip dan Garuda Keadilan di YouTube terhadap video ini, antara lain:
Garybaldi Yoelpatria: malam minggu chika,, :D,, like the chinese people,, get the idea and make it some modification,, :D,, 3 besar lah,, :D
Hana Qurrota’aini: Waah emang kece badai dah.. emang Kreatip.. Luar biasa! Lanjutkan! Salam CKH
Muhammad Al Ghazali: Hmmmmm…. Lumayan utk pemula hehehhe
Di episode pertama yang berdurasi 5:34 menit film ini baru berisi perkenalan. Ada 3 tokoh menarik dalam film ini. Mereka adalah Chika, Khalid, dan Hana. Wah, nama nya “pas” banget di hati. Nantikan episode selanjutnya yang tentu lebih “nembak” ini, hanya di Generasi Kreatip on YouTube.
 
 
Read more »

"Gue PKS, Lo?"

Dowbload disini

sumber: pkspiyungan.org
Read more »

"BUTA POLITIK"

"Buta yang terburuk adalah BUTA POLITIK. Dia tidak mendengar, tidak berbicara dan tidak berpartisipasi dalam peristiwa politik. Dia tidak tahu bahwa biaya hidup, harga kacang, harga ikan, harga tepung, biaya sewa, harga sepatu dan obat, dll semua tergantung pada KEPUTUSAN POLITIK.

Orang yang BUTA POLITIK begitu bodoh sehingga ia bangga dan membusungkan dadanya mengatakan bahwa ia membenci politik. Si Dungu ini tidak tahu bahwa dari kebodohan politiknya lahir pelacur, anak terlantar, dan pencuri terburuk dari semua pencuri, politisi buruk, rusaknya perusahaan nasional dan multinasinal."

(Bertolt Brecht – Penyair Jerman)

***

Manusia Rabbani "Melek Politik"

مَا كَانَ لِبَشَرٍ أَن يُؤْتِيَهُ اللَّهُ الْكِتَابَ وَالْحُكْمَ وَالنُّبُوَّةَ ثُمَّ يَقُولَ لِلنَّاسِ كُونُوا عِبَادًا لِّي مِن دُونِ اللَّهِ وَلَٰكِن كُونُوا رَبَّانِيِّينَ بِمَا كُنتُمْ تُعَلِّمُونَ الْكِتَابَ وَبِمَا كُنتُمْ تَدْرُسُونَ

"Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia: "Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah." Akan tetapi (dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya." (QS Ali Imran:79)

Apa arti dari Rabbani? Imam Ibn Jarir al-Thabari yang dikenal dengan sebutan Imamul Mufassirin mengatakan dalam kitab tafsirnya bahwa "Rabbaniyyin" adalah seseorang yang memenuhi beberapa kualifikasi yaitu:

- Faqih, dalam arti memahami agama Islam dengan sangat baik.
- 'Alim, dalam arti memiliki ilmu pengetahuan
- Bashir bis siyasah ('melek' politik)
- Bashir bit tadbir ('melek' manajemen)
- Qaim bi syu-un al-ra'iyah bima yuslihuhum fi dun-yahum wa dinihim (melaksanakan segala urusan rakyat yang mendatangkan kemaslahatan mereka, baik dalam urusan dunia maupun agama)



sumber: pkspiyungan.org
Read more »

PKS Vaganza Merambah Pasar Malam

Banyak cara untuk mengenalkan PKS ke masyarakat, seperti yang dilakukan oleh DPC (Dewan Pimpinan Cabang) PKS Serpong Utara dengan menggelar “PKS Vaganza”.

“PKS Vaganza merupakan kegiatan untuk mengenalkan PKS dengan cara berbeda, yaitu dengan membuka stand di tempat-tempat keramaian seperti pasar malam,” kata Slamet Suwanto, Sekretaris DPC PKS Serpong Utara akhir pekan lalu.

Dikatakan, pasar malam dipilih sebagai kegiatan PKS Vaganza karena pasar malam tempat berkumpulnya orang-orang. Sehingga memudahkan untuk mengenalkan PKS ke masyarakat.

“kegiatan PKS Vaganza akan digelar tiap pekan sekali di pasar malam yang tersebar di tujuh kelurahan di Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan,” ujar Slamet.

Kemudian, lanjut Slamet, untuk menarik pengunjung, variasi kegiatan PKS Vaganza akan dibuat sebanyak mungkin seperti pelayanan kesehatan (cek gula darah, kolesterol), mengundang tukang cukur, dan odong-odong, dan lain-lain.

Menurutnya, kegiatan PKS Vaganza cukup memberikan efek psikologis terhadap pengunjung pasar malam yang mendatangi stand PKS.

“Alhamdulillah, banyak yang datang ke stand PKS, ada yang bertanya-tanya, dan melihat-lihat. Kemudian, kami jelaskan info tentang PKS,” jelas Slamet.

Tidak Gratis, Tapi Disukai Warga

Kegiatan PKS Vaganza sudah digelar di Kelurahan Paku Jaya dan Kelurahan Pondok Jagung Timur dengan model kegiatan pelayanan kesehatan seperti cek gula darah, pemeriksaan kolesterol, dan asam urat.

Anggraeni Widyasari, Tim Kesehatan PKS Serpong Utara mengatakan, dalam pelayanan kesehatan di PKS Vaganza tidak gratis, namun sebagian pengunjung pasar malam tetap datang untuk diperiksa kesehatannya.

Menurutnya, untuk pemeriksaan gula darah pengunjung cukup membayar Rp5000, pemeriksaan kolesterol Rp15.000, dan pemeriksaan asam urat Rp5000.

“Alhamdulillah, dalam kesempatan ini kami berhasil memeriksa 50 pasien, rata-rata didiagnosa gula darah,” jelasnya.

Anggraeni menambahkan, setiap pengunjung yang memeriksakan kesehatannya akan diberi bonus kalender dan stiker PKS dan Calon Anggota Dewan PKS dari Dapil Serpong Utara.

“Kegiatan ini (PKS Vaganza) memudahkan warga untuk memeriksakan kesehatan. Karena mendekat ke warga di tempat keramaian,” ujar Bapak Subur, Warga Perumahan Villa Mutia, Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.***[cip].





sumber:pkspiyungan.org
Read more »

"Jadilah Pemimpin Seperti Lebah" Nasehat Ulama NU Jawa Timur Kepada Aher

Ulama NU Jawa Timur, KH Agoes Ali Masyhuri, menasihati Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) saat menghadiri pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur di Surabaya, Rabu (12/2/2014).

“Jadilah seperti seekor lebah. Dia makan yang baik-baik saja, dan menghasilkan madu yang sangat berguna bagi manusia. Pemimpin harus senantiasa seperti lebah,” kata Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim itu sebagaimana dikutip Aher.

Menurut pengasuh Pesantren Bumi Shalawat, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur itu, lebah memang hanya serangga kecil, tapi selain menghasilkan madu yang sangat berguna bagi manusia, semua sifat dan perilaku lebah patut dijadikan teladan.

Ulama yang dikenal luas sebagai praktisi sekaligus pemikir dakwah itu juga menyampaikan sejumlah nasihat tentang kepemimpinan kepada Aher seraya menyerahkan buku karyanya berjudul Belajarlah Kepada lebah dan Lalat; Menuju Kokoh Spiritual, Mapan Intelektual.

Dalam kesempatan tersebut, ulama yang akrab disapa Gus Ali itu mengingatkan Aher agar senantiasa mempraktekkan ilmu lebah, lalu penegasan KH Agoes Ali Masyhuri itu ditimpali Aher bahwa lebah juga tidak akan menyerang bila tak disakiti lebih dahulu.

“Lebah tidak pernah menyengat kalau tidak diserang terlebih dahulu,” kata Aher yang disambut anggukan dan senyuman KH Agoes Ali Masyhuri.

Pendakwah yang pengajian rutinnya selalu dibanjiri ribuan orang ini juga mengingatkan Aher agar cermat memilih mitra dekatnya.

“Orang-orang dekat itu bisa mewarnai kita. Walaupun kita menerima siapapun sebagai kawan, sebaiknya dekati yang baik-baik saja,” kata KH Agoes Ali Masyhuri. (ROL)

___
*Foto: Aher saat Silaturrahim ke ponpes An-Najiyah (12/2/2014), salah satu ponpes tertua di Surabaya. KH Abdullah Al Muhajir menjelaskan nasab KH Ali Asghor (alm) sampai ke Rasulullah.




sumber:pkspiyungan.org
Read more »

Musisi Hip Hop Persembahkan Lagu untuk PKS

Jepi dan Mizy, musisi hip hop dari Medan berkolaborasi dengan Maidany mempersembahkan lagu  untuk menghantarkan kemenangan PKS menuju 3 besar.

Kolaborasi ini menamakan diri grup Ber3 (Si Jiwa Maidany, Jepi, Mizy) merilis lagu beraliran hip hop dengan nuansa serba 3 berjudul BERTHREEAK..

Ayo semua berteriak (jump... Jump...)
Angkatkan tanganmu ke udara (jump... Jump...)
Hentakkan suaramu berirama (jump... Jump...)
PKS katakan... (IYA...)

Download lagunya:


sumber: pkspiyungan.org


Read more »

Dosa Meninggalkan Shalat Fardhu

Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini banyak sekali saudara-saudara kita yang meninggalkan sholat dengan beragam macam alasan.

Terlalu mudah untuk menunjukan bukti bahwa umat Islam saat ini khususnya di Indonesia sudah banyak yang melalaikan shalat. Dapat kita saksikan bagaimana di saat azan berkumandang maka tempat-tempat yang dipenuhi umat Islam bukanlah masjid-masjid. Akan tetapi di jalan-jalan, di pusat perbelanjaan, di warung-warung makan dan sebagainya.

Apa yang menyebabkan mereka begitu ringan meninggalkan kewajiban yang teramat agung ini. Yang pensyariatannya tidak melalui malaikat Jibril 'alaihis salam seperti kewajiban-kewajiban yang lain, akan tetapi langsung dititahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam di langit ke tujuh.

Sering kita mendengar para ustadz mengatakan bahwa sholat adalah tiang agama. Seperti yang dituturkan oleh Mu’adz bin Jabal, bahwasannya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Inti (pokok) segala perkara adalah Islam dan tiangnya (penopangnya) adalah shalat.” (HR. Tirmidzi no. 2616 dan Ibnu Majah no. 3973. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Shalat juga merupakan pembatas antara orang beriman dengan orang kafir. Seperti yang dikatakan oleh Jabir radhiyallahu 'anhu Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya, batas antara seseorang dengan kemusyrikan dan kekafiran adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim)

Dari Buraidah radhiyallahu 'anhu bahwasannya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Ikatan janji di antara kami (umat islam) dengan mereka (orang-orang kafir) adalah shalat. Maka barang siapa yang meninggalkan shalat, berarti dia telah menjadi kafir.” (HR. Tirmizi dan ia mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan sahih)

Jabir berkata, Saya mendengar Rasulullah Saw. bersabda, “Sungguh yang memisahkan antara seorang laki-laki (baca: muslim) dengan kesyirikan dan kekufuan adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim no. 82)

Asy-Syaukani berkata dalam Nailul Authar (1/403), “Hadits ini menunjukkan bahwa meninggalkan shalat termasuk dari perkara yang menyebabkan terjadinya kekafiran.”

Syaikhul Islam Ibnu Taimiah juga menerangkan perbedaan antara kata ‘al-kufru’ (memakai ‘al’) dengan kata ‘kufrun’ (tanpa ‘al’). Dimana kata yang pertama (yang memakai ‘al’/makrifah) bermakna kekafiran akbar yang mengeluarkan dari agama, sementara kata yang kedua (tanpa ‘al’/nakirah) bermakna kafir asghar yang tidak mengeluarkan dari agama. Sementara dalam hadits di atas dia memakai ‘al’. (lihat Iqtidha` Ash-Shirath Al-Mustaqim hal. 70)

Asy-Syaikh Ibnu Al-Utsaimin berkata, “Yang dimaksud dengan kekafiran di sini adalah kekafiran yang menyebabkan keluar dari Islam, karena Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan shalat sebagai batas pemisah antara orang orang mu’min dan orang orang kafir, dan hal ini bisa diketahui secara jelas bahwa aturan orang kafir tidak sama dengan aturan orang Islam. Karena itu, barang siapa yang tidak melaksanakan perjanjian ini maka dia termasuk golongan orang kafir.”

Dari Abdullah bin Syaqiq Al-Uqaili radhiyallahu anhu dia berkata: “Para sahabat Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah berpendapat mengenai sesuatu dari amal perbuatan yang mana meninggalkannya adalah suatu kekufuran melainkan shalat.” (HR. At-Tirmizi no. 2622)

Ibnu Qayyim Al Jauziyah Ra. mengatakan, “Kaum muslimin bersepakat bahwa meninggalkan shalat lima waktu dengan sengaja adalah dosa besar yang paling besar dan dosanya lebih besar dari dosa membunuh, merampas harta orang lain, berzina, mencuri, dan minum minuman keras. Orang yang meninggalkannya akan mendapat hukuman dan kemurkaan Allah serta mendapatkan kehinaan di dunia dan akhirat.” (Ash Sholah, hal. 7)

Selain dalil-dalil hadits diatas. Ada lagi dalil pamungkas yang langsung difirmankan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala mengenai hukuman bagi orang-orang yang enggan mengerjakan shalat “Apakah yang memasukkan kalian ke dalam neraka Saqar?” Mereka menjawab, “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat….” (Al-Muddatstsir: 42-43) []

Penulis : Zain
STIDDI Al-Hikmah, Bangka Raya Angkatan 39 (2008 - 2013)

sumber: bersamadakwah.com
Read more »

Video Menyentuh Hati, Bangkitnya Generasi Qur’ani

Sebuah video menyentuh hati telah diunggah di Youtube, baru-baru ini. Video berdurasi 6 menit 10 detik ini merekam aktifitas pemuda-pemudi Muslim yang membaca Al Qur’an di beragam situasi.

Di sebuah gedung olah raga, tampak seorang akhwat asyik membaca Qur’an. Sementara gadis-gadis lain di sekitarnya mengamati dengan penuh keheranan. Bagaimana mungkin di zaman ini, ada generasi Qur’ani seperti ini? Mungkin demikian mereka saling bertanya.

Di sebuah antrian panjang di depan loket, tampak dua akhwat menyelesaikan tilawah hariannya. Dua antrian di belakang mereka, juga terlihat seorang ikhwan asyik membaca Qur’an.

Banyak pemandangan lain yang direkam dalam video ODOJ (One Day One Juz) ini. Ada pemuda yang membaca Qur’an di halte, ada membaca di SPBU, dan beragam kondisi lainnya.

Benarkah ini tanda-tanda bangkitnya generasi Qur’ani di Indonesia? Semoga

download dan lihat vedio disini

sumber:bersamadakwah.com
Read more »

Begini Suasana Hari Pertama Shalat Jamaah Berhadiah Innova

Peserta shalat Dzuhur berjamaah dengan hadiah ongkos haji dan umrah serta mobil Innova dan Avanza di Bengkulu membludak. Masjid At Taqwa berukuran sekitar 2500 meter persegi tidak muat menampung ribuan jama’ah yang mayoritasnya adalah pegawai negeri sipil (PNS) Kota Bengkulu. Akibatnya, sebagian jama’ah menunaikan shalat di teras luar.

Dikutip dari Kompas yang memantau shalat berhadiah itu, para PNS datang di masjid sekitar pukul 11.45 WIB. Mereka datang secara bergelombang. Sebagian langsung mengisi kotak kardus yang disiapkan panitia sesuai dengan status kepegawaian mereka, mulai PNS hingga honorer.

"Bagi yang honorer silakan masukkan biodata dan fotokopi KTP di kotak yang tersedia," teriak beberapa petugas panitia yang menjaga kotak absen pengundian.

Selain tempat wudhu milik masjid, panitia juga menyediakan satu truk tangki air untuk antisipasi jika ada yang kekurangan air untuk berwudhu. Halaman masjid yang luas tampak sesak dengan ratusan kendaraan motor dan mobil sehingga merepotkan petugas parkir masjid.

Meski masjid tampak penuh sesak dan adzan telah berkumandang, beberapa jemaah lain tampak masih sibuk mengisi biodata dan mencari tempat fotokopi KTP. Beberapa PNS perempuan bahkan ada yang kebingungan mencari tempat fotokopi. "Dik, di mana tempat fotokopi KTP dekat-dekat sini ya?" tanya salah seorang PNS perempuan yang telah menggunakan mukena untuk shalat.

Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, saat ditemui di masjid menyatakan shalat berhadiah ongkos haji, umrah, dan bonus mobil Innova tersebut merupakan rangsangan bagi warga agar mau meramaikan masjid. [AM/Kompas/Bersamadakwah]
Read more »

Syahadat, Kalimat Terakhir Fajrul Falaakh Sebelum Meninggal

Mantan Ketua PBNU, ahli hukum tata negara HM Fajrul Falaakh meninggal dunia, Rabu (12/2) sekitar pukul 12.30 WIB, dalam perjalanan ke Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta Barat. Fajrul meninggal setelah tak sadarkan diri karena penyakit jantung.

Adik perempuan almarhum, Safira Machrusah kepada wartawan di kediaman almarhum di Jalan Dato Tonggara, Kramatjati, Jakarta Timur, mengatakan sebelumnya tak seorang pun tahu anggota Komisi Hukum Nasional itu memeriksa kesehatannya di Singapura pekan lalu.

“Almarhum katanya merasa sesak dada, lalu periksa ke Singapura. Ternyata diberitahu kalau ada penyakit Jantung. Sebelumnya tidak ada yang tahu,” ujarnya seperti dikutip Tribunnews.

Dari pemeriksaan dokter di Singapura diketahui tiga dari empat katup di jantung Fajrul sudah bermasalah. Namun setelah menjalani perawatan Fajrul diperbolehkan pulang hari Senin (10/2) lalu.

“Pihak rumah sakit tidak bilang kalau almarhum sudah tidak bisa diselamatkan. Cuma bilang hati-hati saja,” terangnya.

Setelahnya kondisi Fadjrul pun membaik. Bahkan hingga Rabu pagi di kediamannya ia masih bisa naik tangga dan berinteraksi seperti orang normal. Menjelang siang, tiba-tiba Fajrul tak sadarkan diri.

“Oleh supir pribadi, oleh Ustadznya, dan pembantunya almarhum diantar ke rumah sakit. Di perjalanan sempat muntah, lalu sempat mengucap syahadat, lalu meninggal,” katanya. [AM/Tribunnews/bersamadakwah]
Read more »

(Video) Heboh, Ada Logo PKS di Tempat Terpanas di Bumi

Sebuah video program BBC bekerja sama dengan NASA telah membuat heboh pengguna media sosial, baru-baru ini. Pasalnya, dalam tayangan yang meliput tempat terpanas di bumi itu terekam ada logo Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di sana.

Dalam video berjudul The Hottest Place on Earth Episode 2 Part 1 itu, tampak salah seorang warga Ethiopia memakai kaos PKS saat sedang beraktifitas bersama sejumlah warga lainnya. Penampakan itu mulai terlihat pada menit ke 8:10.

Kehebohan pengguna media sosial, diantaranya adalah karena ternyata logo PKS telah berada di sana sebelum BBC tiba.

Kehebohan juga mengarah pada pertanyaan apakah PKS juga memberikan bantuan kemanusiaan ke Ethiopia. Karena, selama ini PKS dikenal sering memberikan bantuan kemanusiaan bukan hanya ke berbagai wilayah di tanah air yang terkena bencana tetapi juga ke manca negara.

“Sampai tulisan ini diturunkan belum ada konfirmasi dari PKS apakah ada pengiriman pakaian layak pakai untuk masyarakat Ethiopia seperti halnya bantuan kemanusian yang selalu PKS berikan kepada Palestina, Irak, Afganistan dan bantuan bencana yang ada di seluruh Indonesia,” kata Adi Supriadi dalam tulisannya di Kompasiana, Ahad (9/2). [IK/bersamadakwah]

Video disini
Read more »

Senin, Februari 10, 2014

Guru Ngaji dan Masyarakat Pasuruan Berterimakasih atas Layanan PKS

"Alhamdulillah dan terimakasih PKS. Saya bisa melihat dengan jelas lagi, bisa nderes Qur’an dan kitab kembali".

Demikian rasa syukur dan bahagia disampaikan oleh imam mushola serta guru ngaji di TPQ di Pasuruan.

Bagian dari komitmen untuk melayani masyarakat dengan cinta, untuk kesekian kalinya kader-kader PKS di kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan menebar manfaat dengan mengadakan pelayanan Operasi Katarak Gratis.

Sudah lebih dari 60 orang telah mendapatkan pelayanan operasi gratis katarak ini melalui PKS, ungkap Udin, Caleg PKS No.3 dapil-5 Kab Pasuruan.

*by Humas PKS Kab Pasuruan
sumber:pkspiyungan.org
Read more »

"Ibu senang ada PKS ke sini" | Baksos PKS di Ciuyah Citeureup

CIMAHI (9/2) - Warga kampung Ciuyah RW 12 Kelurahan Citeureup Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi berbondong-bondong mendatangi Posko Kesehatan PKS di kampung mereka. Mereka datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dari para kader partai dakwah tersebut. Di antara mereka ada yang sambil menggendong anaknya dan ada pula yang memapah orangtuanya untuk berobat.

Di kegiatan tersebut tak tanggung-tanggung partai nomor urut 3 ini menerjunkan dua orang dokter umum dan tiga orang dokter spesialis yang merupakan kadernya untuk melayani para warga. Sambil menunggu antrian pemeriksaan dokter, para pengunjung disuguhi minuman suplemen dan paparan tentang tumbuh kembang anak dari salah satu dokter.

Di posko kesehatan PKS tersebut juga tampak Dedi Kartaji calon legislatif PKS daerah pemilihan Cimahi Utara nomor urut 5 berbaur membantu para warga dan relawan lainnya.

Menurut Irfan Fauzi selaku kordinator kegiatan sekaligus ketua PKS ranting Citeureup pihaknya menyediakan berbagai pelayanan gratis bagi masyarakat diantaranya pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi gigi dan mulut, cek gula darah dan cek golongan darah.

Irfan menambahkan agar kegiatan tambah menarik, panitia juga membagikan balon bagi anak-anak dan sabun cair kepada warga dewasa yang hadir. "Kegiatan yankes gratis ini adalah salahsatu bentuk komitmen PKS dalam melayani dan membantu masyarakat. Sehingga kehadiran PKS dapat dirasakan manfaatnya oleh mereka. Tidak hanya di sini, tempat lain kita juga mengadakan kegiatan serupa, kebetulan hari ini giliran warga Ciuyah Citeureup. Walaupun banyak keterbatasan InsyaAllah kami akan terus berkeliling un melayani masyarakat lainnya." ungkapnya.

Imas (50) salah satu warga hadir mengaku senang dengan kegiatan yang diadakan PKS tersebut. "Alhamdulillah, ibu senang ada PKS ke sini. Banyak warga yang terbantu dengan acara yankes ini. Hatur nuhun PKS" tuturnya.***

sumber: pkspiyungan.org


Read more »

Jelang UN , Pelajar Depok Deklarasikan Ikrar Kejujuran, Semoga bisa mengispirasi UN 2014

Ujian Nasional (UN) sebentar lagi, Ribuan pelajar Depok melakukan deklarai ikrar untuk mengerjakan UAN secara jujur. Pembacaan ikrar itu lakukan pada saat mengikuti Dzikir Akbar untuk sambut UN di Masjid Balaikota Depok, Sabtu .
Ikrar dipandu oleh beberapa pelajar yang maju ke depan dengan membaca naskah dan diikuti semua peserta sambil berdiri.
Berikut isi pembacaan Ikrar pelajar Depok
Untuk membentuk masyarakat bersih, jujur dan akuntabel diperlukan pendidikan anti korupsi, untuk itu kami berikrar:
  1. Membangun budaya pembelajaran berdasarkan ajaran agama dan nilai-nilai utama karekter bangsa, yaitu: Beriman, Bertakwa, Jujur, Bersih, Santun, Cerdas, Disiplin, Kerja Keras, dan Bertanggung jawab.
  2. Mensukseskan Ujian Nasional dengan Jujur dan Berprestasi.
  3. Menerima dan melaksanakan pendidikan anti korupsi
Dzikir akbar dan pembacaan ikrar itu dihadir Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad, pejabat dinas pendidikan dan beberapa guru serta perwakilan dari STIE SEBI.
(Muj/dn)
Read more »

Taubatnya Para Penyihir Firaun

Oleh: (alm) Nurul F Huda

Episode surat Asy Syu’ara’ ayat 41 sampai dengan 51 alias Penyihir Fir’aun. Sebuah episode keimanan yang di ayat 46 sampai 51 mampu menggedor dada dan membuat mata terkembang air. Sebuah proses keimanan revolusioner yang sungguh luar biasa! Benar-benar jauh dari jangkauan keimanan yang bisa saya bayangkan.


41. Maka tatkala Ahli-ahli sihir datang, merekapun bertanya kepada Fir'aun: "Apakah Kami sungguh-sungguh mendapat upah yang besar jika Kami adalah orang-orang yang menang?"
42. Fir'aun menjawab: "Ya, kalau demikian, Sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan menjadi orang yang didekatkan (kepadaku)".
43. Berkatalah Musa kepada mereka: "Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan".
44. Lalu mereka melemparkan tali temali dan tongkat-tongkat mereka dan berkata: "Demi kekuasaan Fir'aun, Sesungguhnya Kami benar-benar akan menang".
45. Kemudian Musa menjatuhkan tongkatnya Maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu.
46. Maka tersungkurlah Ahli-ahli sihir sambil bersujud (kepada Allah),
47. Mereka berkata: "Kami beriman kepada Tuhan semesta alam,
48. (yaitu) Tuhan Musa dan Harun".
49. Fir'aun berkata: "Apakah kamu sekalian beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya Dia benar-benar pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu Maka kamu nanti pasti benar-benar akan mengetahui (akibat perbuatanmu); Sesungguhnya aku akan memotong tanganmu dan kakimu dengan bersilangan dan aku akan menyalibmu semuanya".
50. Mereka berkata: "tidak ada kemudharatan (bagi kami); Sesungguhnya Kami akan kembali kepada Tuhan Kami,
51. Sesungguhnya Kami Amat menginginkan bahwa Tuhan Kami akan mengampuni kesalahan Kami, karena Kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman".

Bagaimana tidak luar biasa? Yang beriman ini adalah para penyihir. Saat itu di Mesir, penyihir memiliki kedudukan yang strategis. Kerajaan Mesir boleh dikatakan dikendalikan oleh penyihir, hidup di dunia sihir, masyarakat menjadikan sihir sebagai referensi. Maka, apalagi yang hendak dicari para penyihir? Reputasi, jelas. Kedudukan sosial, pasti. Uang, otomatis. Maka, ketika mereka akhirnya memilih keimanan, ini tebusan yang mahal (dalam ukuran dunia). Mereka harus siap kehilangan segala-galanya.
        
Tengoklah, bagaimana Allah membekali RasulNya apa yang sesuai dengan ukuran-ukuran manusia top saat itu. Nabi Musa diberi mukjizat tongkat dan tangan yang bercahaya setelah dimasukkan ke dalam jubah, karena memang saat itu, negeri yang dituju, manusia paling diakui, ilmu paling dicari, adalah sihir. Simak komentar Fir’aun setelah menyaksikan mukjizat tersebut, “Sesungguhnya dia (Musa), pasti seorang penyihir yang pandai!” (ayat 34).            

Maka, atas usul para pemukanya, Fir’aun pun mengumumkan ke khalayak ramai agar berkumpul menyaksikan “perang sihir” antara Musa dan para penyihir pilihan. Karena ini tanding kelas wahid, saya bayangkan, Fir’aun dan pemukanya melakukan uji kelayakan yang ketat terhadap para penyihir. Iya, dong. Ini menyangkut eksistensi seorang Fir’aun, manusia paling sombong yang berani mengatakan “Ana robbukumul a’la” (Sayalah tuhan yang paling tinggi). Masak, tuhan kalah dengan “pelarian” yang membawa tongkat dan tangan bercahaya? Jadi, Fir’aun mempertaruhkan banyak hal di sini.            

Kita akan masuk pada ayat-ayat yang menggetarkan itu (41 sd 45). Para penyihir tersebut datang dengan karakter penyihir. Apa yang mereka katakan kepada Fir’aun? Mereka bicara tentang imbalan yang besar (materi, uang, kekayaan). Apa jawab Fir’aun? Jelas, mereka dijanjikan imbalan besar bahkan lebih dari itu, mereka dijanjikan kedudukan yang dekat dengan Fir’aun. Ha, apalagi yang lebih menggiurkan? Kekayaan dan kedudukan akan menarik kesenangan-kesenangan yang lain (perempuan, makanan-minuman, kemegahan penampilan, dll).

Di sini kita lihat, bagaimana pola pikir para penyihir. Ya, duniawi sekali. Merasa akan mendapatkan imbalan besar dan yakin dengan kemampuannya (maklum, sudah bertahun-tahun menjadi penyihir, terbaik di Mesir, yang dihadapi “pemuda kemarin sore”), mereka pun dengan pede mengatakan, “Demi kekuasaan Fir’aun, pasti kamilah yang akan menang”. Perang tanding pun dimulai dengan adu “bikin” ular.            

Inilah bagian yang paling menakjubkan, menggetarkan, membuat saya sudah tidak bisa lagi mengira-kira, apalah jenis keimanan saya ini. Jauuuuuuuh dibanding para penyihir tersebut, yakni ayat 41 sd 51. Melihat ular Nabi Musa, para penyihir langsung menyungkur, beriman, dan berani menentang ancaman Fir’aun!

Entah, berapa menit (jam?) adu ular itu, namun perubahan dari titik hitam penyihir (penyihir pastilah “menyembah” setan, kalau diruqyah, jin-jin di tubuhnya sudah menjadi kerajaan), belum sekalipun mendengar dakwah tentang Tuhan, selain tuhan Fir’aun, hidup sebagai manusia yang kuat eksistensinya dari sisi apa pun, bisa seketika langsung beriman! LANGSUNG! Apalagi proses keimanan yang lebih revolusioner dari ini? Berubah seketika!           

Resiko yang dihadapi? Bukan hanya kehilangan apa yang dimiliki, apa yang dijanjikan, namun ancaman mematikan yang mengerikan. Mengerikan! (“….pasti akan kupotong tangan dan kakimu bersilang dan sungguh, akan kusalib kamu semuanya!”). Dipotong tangan dan kaki. Padahal, di pangkal-pangkal bagian tubuh itulah ada pembuluh arteri yang jika tertusuk saja darah segar akan segera menyembur. Sakit? Bunuh diri yang paling menyakitkan adalah dengan memotong nadi. Darah mengucur, tubuh lemas, baru kemudian mati kehabisan darah. Ini, dipotong tangan dan kaki. Fir’aun benar-benar paham anatomi dan mutilasi. Disalib. Rasanya, hukuman gantung masih lebih manusiawi daripada penyaliban. Yang diancamkan Fir’aun bukan sekedar hukuman, namun psi war, perang psikologis, teror, penyiksaan. Mati pelan-pelan.            

Jawaban para penyihir sungguh mengharukan, “Tidak ada yang kami takutkan karena kami akan kembali pada Tuhan kami (mati=bertemu Tuhan).” Lalu, ayat berikutnya lebih mengharu-biru, “Sesungguhnya kami SANGAT menginginkan sekiranya Tuhan kami MENGAMPUNI kesalahan kami karena kami menjadi  YANG PERTAMA-TAMA beriman.”  Kesadaran akan kesalahan di masa lalu, harapan yang besar akan masa depan (akhirat) karena pilihan yang memang penuh pengorbanan. Yang patut diingat, perang tanding ini dilakukan di hadapan khalayak. Maka, bisa dibayangkan betapa malunya Fir’aun. Di sisi lain, secara tidak langsung para penyihir telah meninggalkan “kader-kader” orang beriman kemudian.            

Mengapa para penyihir itu beriman? Al Fahmu. Kefahaman. Ilmu. Mereka tahu apa itu sihir berikut segala produk dan “pembuatannya”. Maka, saat mereka menyaksikan ular besar Nabi Musa, mereka langsung paham, bahwa yang ada dihadapan mereka BUKAN SIHIR. Mereka sadar, mereka tidak akan menang. Ini kekuatan yang lain. Kefahaman dan kesadaran yang membawa ketundukan dan keimanan luar biasa. Keimanan yang harus ditebus dengan semua yang dimiliki, termasuk nyawa.***


sumber:pkspiyungan.org
Read more »

Ada Cinta di Bulan Februari

Kata cinta akan semakin nyaring di telinga para manusia, pemuda khususnya, pada bulan Februari. Mengapa demikian? Karena di bulan tersebut terdapat hari kasih sayang yang biasa disebut hari valentine. Di sinilah penjerumusan awal yang sengaja dibuat Barat untuk mendegradasi moral bangsa-bangsa yang bermoral.
Hari Valentine tidak lepas dari sejarah kelam sepasang muda mudi yang memadu kasih hingga berujung pada kematian salah seorang kaisar yang rela membela pasangan yang tidak sah itu, karena pasangan muda mudi itu ternyata masih mempunyai hubungan darah. Dari sedikit cuplikan sejarah di atas saja sudah tidak jelas. Memang banyak perbedaan sejarah mengenai hari valentine. Tapi tetap saja tidak jelas dari mana sumbernya.
Apakah kita sebagai generasi (pemuda) yang intelek, akan tetap menuruti kegiatan-kegiatan kuno tersebut? Sudah tidak zamannya lagi mempertahankan budaya-budaya kuno yang itu tidak membawa manfaat sama sekali. Sekarang zamannya sudah modern dan canggih, sudah saatnya kita meninggalkan budaya “hari kasih sayang”. Bukankah kita bisa setiap saat berkasih sayang kepada sesama saudara kita dan juga keluarga?
Kasih sayang sering disalahartikan oleh kebanyakan kaum muda. Hal ini tidak lain karena perspektif manusia yang salah mengartikan hari kasih sayang. Hari kasih sayang diartikan sebagai hari untuk bercinta, hari untuk bercumbu, hari untuk memberikan seluruh raga kepada sang kekasih, meskipun belum ada ikatan suci yaitu pernikahan.
Perspektif ini cenderung terjadi dan dialami oleh para pemuda. Yang mengartikan hari kasih sayang sebagai hari untuk “bercinta”. Padahal kasih sayang merupakan ikatan batin yang mempersatukan antara manusia satu dengan manusia lainnya. Dengan rasa kasih sayang seseorang rela berkorban untuk orang yang dikasihinya.
Ilustrasi. (Foto: nayzak.deviantart.com)
Ilustrasi. (Foto: nayzak.deviantart.com)
Seorang ibu rela berkorban untuk anak-anaknya, seorang ayah rela berkorban untuk istri dan anak-anaknya, seorang anak rela berkorban untuk kehormatan keluarganya. Inilah esensi sebenarnya dari kasih sayang. Namun yang terjadi justru sebaliknya, seorang anak rela mengorbankan kehormatan diri dan keluarganya demi melampiaskan nafsu birahinya.
Ketika menjelang hari valentine, mungkin banyak para remaja yang sudah membuat perencanaan, akan ke mana, bersama siapa, berapa lama dan apa yang dibawa. Ketika hari valentine tiba, mereka meninggalkan orang tua mereka dengan pacar-pacar mereka, pergi ke tempat wisata atau sekadar pergi ke hotel-hotel kelas melati. Parahnya lagi, hotel pun sudah siap memfasilitasi perbuatan-perbuatan mesum mereka dengan menyediakan stok kondom yang mencukupi.
Padahal Allah sudah melarang kita untuk sekadar mendekati zina, apalagi sampai berzina. Semoga kita mendapat perlindungan Allah SWT dari hal-hal negatif mengenai kasih sayang tersebut. Aamiin.
“Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk” (QS. Al Israa’, 17: 32)
M Bagus Setiawan

Tentang M Bagus Setiawan

Saat ini aktif sebagai pengurus daerah KAMMI Jember sebagai staf HUMAS. Kuliah di Jurusan Teknik Mesin Universirsitas Jember. sangat tertarik dengan dunia membaca dan menulis. [Profil Selengkapnya]

Sumber: http://www.dakwatuna.com/
Read more »

Sabtu, Februari 08, 2014

Rindu, Cinta, dan Kamu

Rindu,
Semacam gumpalan buih yang melaut luas,
mencair dan membasahi setiap relung di hati.
Semerbak menggetarkan syaraf,
mengisyaratkan pesan sederhana untuk bersua…
Rindu,
Membawa pesan selembut embun yang tak butuh warna untuk menjadikan pagi mencintainya
Mencipta hangat selaksa fajar di setiap terbitnya.
Rindu,
Semesra senja yang menjadikan malam begitu sabar menanti kedatangannya
Dan adalah rindu,
Yang menjadikan semua beban ini meringan,
dan pundak menguat. Menjelma meneguhkan hati yang sempat terkoyak…
Olehmu. Cinta.
Dan karenamu, Cinta…
Aku yang dulu beku kini menghangat hebat
Membersamai tumbuh dan berkembangnya rasa yang ku tanam sendiri, dan akulah yang akan bertanggung jawab atas perasaan yang kuharap bisa dihalalkan, nanti.
Kupahat lembut di pintu hati,
Kubayangkan seseorang yang masuk adalah kamu seorang diri.
Tidak masalah sesiapanya kamu nanti,
Tapi bagaimana aku menujumu, itu jauh lebih berarti.
Kemudian aku membawamu masuk perlahan, ke sini. Di altar sanubariku
Ale Ikhwan Jumali

Tentang Ale Ikhwan Jumali

Mahasiswa tingkat akhir Universitas Gadjah Mada yang selalu berkeinginan untuk memberikan kontribusi besar bagi agama. Suka tantangan dan wirausaha. Hampir separuh dari masa akademiknya Sejak SMA dilewati sebagai marbot masjid. [Profil Selengkapnya]
Read more »

Jika Mau Lulus UN dengan Nilai Tinggi, Putuskan Pacarmu Sekarang Juga!!

Sahabat semua, kali ini kita akan membicarakan tentang cinta. Jika berbicara tentang cinta, dibahas 2 hari dua malam pun tak ada habisnya, karena kedalaman cinta itu lebih dalam dari samudra yang luas dan tingginya nilai cinta lebih tinggi dari angkasa yang membumbung. Pernah saya dengar ketika sekolah dasar bahwa cinta adalah sebuah kependekan dari C (cerita) I (indah) N (namun) T (tiada) A (arti) hehe.
Nah, berbicara tentang cinta ternyata cinta itu bermacam-macam dan banyak versinya mulai dari cinta orang tua pada anaknya sampai cinta manusia dengan hewan peliharaannya, dan sekarang kita akan membahas tentang cinta kita kepada lawan jenis atau intinya saya akan membahas fenomena kebanyakan remaja sekarang yaitu PACARAN. Berbicara tentang pacaran, maka yang terbayang adalah sebuah kesenangan antara sepasang manusia yang menjalin hubungan kasih, padahal kalau di analisa secara detail ternyata pacaran justru membuat hidup kita tidak bahagia, membuat galau bahkan bisa membuat masa depan kita hancur, gak percaya?? Begini ceritanya, xixixi. Banyak remaja pacaran dengan alasan agar aktivitas belajar dan sekolah mereka jadi bersemangat. Memang benar dengan berpacaran remaja akan menjadi senang jika ke sekolah, karena ketemu dengan pacarnya. Namun ada sebuah kisah menarik yang dialami oleh seseorang, sebut saja namanya R. Pada saat R duduk di kelas 12 SMA, dan memiliki wajah yang ganteng itu, berpacaran dengan seorang cewek paling cantik di sekolahnya, anggota PASKIBRAKA nasional dan anak Dokter, pokoknya nyaris perfect lah. Saat ketahuan oleh ibunya pacaran, R beralasan bahwa dia berpacaran biar semangat pergi ke sekolah, dan benar, si R semangat pergi ke sekolah, tapi bukan semangat buat belajar melainkan semangat untuk berpacaran. Dan tentunya R beranggapan wanita tersebut akan setia dengannya, namun yang terjadi di luar dugaan, tujuh hari sebelum Ujian akhir, R diputusin oleh pacarnya yang sangat dicintainya itu, kemudian yang terjadi si R menjadi galaunya bukan main, karena patah hati. Dan galau karena patah hati tidak bisa sembuh seminggu atau dua minggu bahkan bisa berbulan-bulan. Dan akhirnya gara-gara galau akibat patah hati, si R tidak fokus ujian dan akhirnya nilainya jeblok dan SNMPTN tidak lulus sehingga dapat dikatakan pada waktu itu masa depannya terancam suram.
Itulah sebuah kisah tragis tentang cinta, di mana bila kita belum punya timing yang tepat dalam menjalin kasih yang terjadi ialah sebuah kegalauan yang menghancur luluh lantahkan hati, pikiran bahkan masa depan kita. Oleh karena itu maka yang masih menjalani kehidupan sebagai remaja atau profesi lainnya, sadarilah bahwa berpacaran itu banyak ruginya dan bila kamu seorang cowok, maka ketika berpacaran biasanya cowok paling dirugikan secara financial, bahkan mungkin ada cowok yang dia rela tidak memakai uang jajannya tiap hari dan menabungnya agar bisa weekend nan dengar pacarnya di akhir pekan, bahkan ketika pacarnya akan berulang tahun sang cowok rela menabung sampai terkumpul ratusan ribu rupiah untuk dibelikan kado pacarnya. Namun sebuah ironinya ialah kenapa sang cowok tidak melakukan hal yang sama untuk ibunya, pernahkah kita menabung uang yang cukup banyak dengan niatan membahagiakan ibu kita?? Sebagian kita sering memberikan coklat kepada calon pasangan kita saat hari palentin namun pernahkah kita dari dulu sampai sekarang saat hari ibu memberikan uang, kado atau coklat?? Padahal harusnya ibu kita lebih wajib kita bahagiakan daripada pacar kita, karena ibu kita sudah mengurusi kita dari kecil sampai sekarang dan pacar kita, baru kita kenal satu atau dua tahun ini tapi mengapa kita lebih care dan perhatian kepada pacar kita? Di manakah hati nurani para pemuda kita??
Kemudian alasan seseorang ketika memutuskan untuk berpacaran ialah karena ingin saling kenal lebih dalam sebelum menuju jenjang pernikahan, dan kalau memang alasannya untuk saling kenal mengenal kenapa ada artis sudah pacaran sembilan tahun bahkan nikahnya di tanah suci Mekkah dan saat kembali ke Indonesia baru dua tahun nikah sudah bercerai, padahal sudah pacaran selama sembilan tahun, tapi kenapa usia pernikahannya hanya seumur jagung?? Dan kalau kita perhatikan, kakek, nenek atau orang tua kita dulu biasanya nikah tidak pakai pacaran tapi langsung nikah dan dijodohkan oleh orang tua mereka dan ternyata walaupun tidak didahului pernikahan hubungan mereka langgeng sampai puluhan tahun tidak ada perkara rumah tangga yang membuat mereka berpisah, namun tidak menampik sebagian kecil ada yang tidak baik. Oleh karena itu ketika berpacaran seseorang hanya saling kenal-mengenal tentang kelebihannya dirinya dan pasti akan menutupi kekurangan dirinya sehingga tabiat-tabiat jelek seorang pasangan akan terlihat saat setelah pernikahan.
Pacaran pun akan berakibat ruginya si cewek, cewek yang dia rela dipacari oleh seorang lelaki maka ia maaf, tidak ada bedanya dengan mangga yang dijual di pasar, lho kok bisa? Bisa, mangga yang dijual di pasar sering dipegang-pegang sebelum dibeli, di cium berkali-kali tapi banyak yang tidak jadi membeli mangga tersebut. Sama dengan cewek yang pacaran sudah dipegang-pegang, di cium-cium tapi tidak jadi dinikahi dan berarti dia barang Second  hehe oleh karena itu jika ingin mengenal calon pasangan kita, lihatlah sahabat terdekatnya siapa, pasti gak jauh berbeda dengan sifat orang calon pasangan kita. Dan tentunya dalam Islam tidak mengenal istilah pacaran, barang siapa dia berpacaran berarti dia melakukan sebuah perbuatan yang mendekati Zina dan itu sangat tidak diridhai Allah.
Wallahualam.

Sumber: http://www.dakwatuna.com/
Read more »

Memimpin Itu…

“Datang rapat kan?”
“Maaf gak bisa datang.”
“Kenapa gak bisa.”
“Ada acara.”
“Acara apa?
“Mau tau aja sih…”, dalam hati.
“Asasi”, jawabku.
“Oiya, lain kali gak bisa datang rapat secepatnya kasih tau ya… Biar bisa laporan ke atas.”
Pengalaman dulu ketika menjadi staf di sebuah kelembagaan pembinaan. Duh, mau tau aja urusanku. Tidak perlukah hanya menjawab “ada acara”. Apalagi dia cowok. Kalau aku punya acara yang privasi banget gimana coba. Maklum sedikit pengalaman membuatku kaku dalam bersikap.
Kini, amanah itu berubah. Beban yang tak disangka akhirnya “menimpa” ku. Pengalaman pertama jadi koordinator media sebuah proyek. Mengkoordinasi ternyata bukanlah perkara mudah. Banyak yang mengatakan itu juga bukan perkara yang susah. Hanya butuh wibawa yang bisa menggerakkan rekan-rekan se-amanah.
Hufth… Sudah di-sms berya kali-kali tidak direspon sama sekali. Butuh jawab jelas dan segera. Jawaban cukup “ya” atau “tidak” saja, disingkat sesingkat-singkatnya juga tidak apa “y” atau “tdk”. Ah, rasakan juga sekarang. Dulu terkadang tidak membalas sms dari mas’ul/ketua/koordinator. Mungkin perasaan mereka seperti ini. Kecewa. Maka berlatih untuk sabar.
Sekarang aku paham. Kenapa dulu mas’ul sering menanyakan itu. Bukan maksud hati untuk mengganggu atau ikut campur urusan orang lain. Kami hanya ingin tahu keadaan teman-teman kami. Ingin tahu kondisi mereka. Apakah baik-baik saja. Terkadang muncul rasa khawatir. Kenapa ya mereka tidak membalas sms? Marah atau saya ada salah. Sehatkah. Atau sedang ada masalah. Khuznuzhan kami, mungkin sedang sibuk sehingga tidak sempat membalas sms. Semoga baik-baik saja.
Menjadi koordinator, ketua, mas’ul atau apapun itu… Hakikatnya menjadi pemimpin. Pemimpin itu… Belajar. Banyak belajar segala hal. Belajar menjaga perasaan diri, perasaan orang lain, jangan membuat cemburu Allah. Menjaga hati ini untuk tetap tenang walau badai menghadang. Menjaga hati orang lain agar mereka tak terganggu dengan kita, agar mereka tak terkotori dengan prasangka karena kita, agar mereka tak sakit hatinya karena perbuatan kita. Jangan sampai karena sibuk mengurusi amanah lembaga ini, membuat Allah cemburu. Membuat Allah diduakan. Tak lagi sempat mengadu kepada-Nya di sepertiga malam.
Berbahagialah bagi yang mendapat amanah belajar memimpin…  Optimalkan kesempatan itu…
Rahma Darma Anggraini

Tentang Rahma Darma Anggraini

Tahun ini beramanah sebagai Kadep Medinfo BEM FT UNY. Sempat juga bergabung dengan Keluarga Muslim al-Musthofa (KMM) di BSO Musthofa Coorporation. Pernah aktif di LPMT Fenomena sebagalayouter, dan di Tutorial… [Profil Selengkapnya]

SUMBER: dakwatuna.com
Read more »

Subhanallah, Karena Jujur, Norman Saleh Dapat Rumah Senilai Rp 1,9 M

Norman Saleh, pemilik jasa kebersihan XS-Trash, mendapatkan hadiah rumah senilai Rp 1,9 M karena kejujurannya.

Keberuntungan itu bermula saat ia mendapat panggilan untuk membersihkan sebuah rumah di Dearborn Heights , Michigan. Norman Saleh berpikir itu hanyalah pekerjaan rutinnya, lansir news.com.au, Jum’at (7/2).

Saleh menemukan sebuah kotak penyimpanan uang berisi $ 100.000 atau senilai Rp 1,2 milyar saat membersihkan rumah itu, lapor MyFox Detroit .

Setelah menghitung dan menyadari betapa besarnya nilai uang itu, Saleh menelepon sang pemilik dengan menggunakan ponselnya.

"Saya pikir ini bukan hal yang remeh untuk membersihkan rumah, dan mengembalikan uang itu kepada pemiliknya," ujar Saleh .

“Pemilik rumah itu histeris saat aku meneleponnya dan dia bilang sedang berada di lokasi yang berjarak sekitar 20 menit dari rumahnya”

Ketika mereka bertemu dan Saleh mengembalikan apa yang ditemukannya, sang pemilik rumah memberikan tip $ 15 ribu (sekitar Rp 180 juta). Ia juga memberikan kunci rumahnya yang bernilai $ 160 ribu (sekitar Rp 1,92 M).

Tak menyangka dapat hadiah sebanyak itu, Saleh mengatakan bahwa dirinya tidak mengharap imbalan apapun.

"Saya dibesarkan untuk jujur dan mengembalikan semua barang yang bukan milikku,” kata Saleh .

Namun sang pemilik rumah bersikeras memberikan tip dan rumah tersebut. "Anda telah menyelamatkan saya," ujarnya pada Saleh. [IK/News.com.au/bersamadakwah.com]
Read more »

Mengapa Tidak Boleh Golput?

Oleh: Hepi Andi Bastoni

1. Sah tidaknya Pemilu tak ditentukan seberapa banyaknya jumlah golputer. 

Misalnya, jumlah anggota WNI yang berhak memilih 150 juta jiwa, tapi realitasnya yang memilih hanya 60 juta orang, sedangkan yang golput sebanyak 90 juta orang. Maka, PEMILU TETAP berlangsung dan SAH! Jadi, golput tidak punya kekuatan.

2. Terpilih tidaknya seorang CALEG menjadi anggota dewan tak terpengaruh dan TIDAK PULA ditentukan oleh suara golput, tetapi berdasarkan suara terbanyak dari pemilih sah. 

Misalnya, jumlah anggota DPR yang ditetapkan 500 orang. Jumlah anggota DPR itu akan tetap terpenuhi meskipun jumlah rakyat pemilih hanya 60 juta atau bahkan hanya 10 juta orang. Di sini golput juga tidak ada efeknya.

3. Jumlah orang yang golput itu SAMA SEKALI TIDAK DIPERHITUNGKAN keberadaannya dalam UU Pemilu.  

Dengan kata lain:  jumlah suara golput sebanyak 10.000 orang itu misalnya,  dianggap tidak ada, dan PASTI DIKALAHKAN dengan jumlah 500 orang yang memilih.

4. Suara golputer itu, realitasnya, tidak dapat menjadi solusi dan tidak punyai pengaruh apapun untuk kebaikan negeri ini. 

Hingga kini, golput tidak ada legalitasnya yang mampu menuntut sah atau tidaknya hasil pemilu. Golput juga tidak bisa menurunkan atau mengangkat seorang presiden atau kepala daerah terpilih.

5. Golput itu umumnya bukan dari pemikiran rasional tapi emosional. 

Biasanya mereka yang golput itu akibat rasa kecewaan, pesimis, putus asa dan apatis terhadap keadaan negeri ini. Bahkan, apatis (tidak peduli) bila negara dan bangsa ini dikuasai/dijarah oleh para penjahat.

6.  Dengan sistem dan peraturan UU Pemilu yang ada, salah satu yang diinginkan oleh para koruptor itu adalah: semakin banyak anggota masyarakat yang memutuskan untuk golput, agar mereka lebih mudah menjadi anggota dewan dengan 'money politic'.

7. Sikap golput ini akan makin berbahaya jika yang golput adalah orang-orang shalih dan baik. 

Sebab, ketidaksertaan mereka dalam Pemilu akan menambah sedikit dukungan untuk orang baik-baik di panggung kekuasaan. Jika orang-orang baik itu semakin sedikit, maka peluang para koruptor dan penjahat akan semakin mudah melenggang kepanggung kekuasaan. Misalnya, jika anggota dewan itu seharusnya 500 orang, maka kalau jumlah orang baik-baik hanya 100 orang, secara  otomatis orang tidak baik itu menjadi 400 orang.

8. Jika alasan golput karena sistem yang ada sekarang tidak sesuai dengan ajaran Islam, justru peluang untuk mengubah undang-undang itu ada di parlemen dan panggung kekuasaan. 

Jika kita menginginkan aturan di negeri ini bersumber dari ajaran Islam, maka orang-orang yang pro dengan syariat Islam harus mengubahnya. Tempat mengubahnya itu bukan di jalanan tapi di dalam gedung parlemen. Jika umat Islam ingin mendirikan tempat ibadah, maka yang mengeluarkan IMB-nya itu kepala daerah. Tuntutan 1000 orang di jalanan, bisa dimentahkan oleh keputusan hanya seorang kepala daerah. Untuk menjadi kepala daerah atau presiden tidak bisa ditempuh dengan golput.


*Follow penulis: @andibastoni
Read more »

PKS Kecam Keras Pembebasan Corby "Ratu Mariyuana"

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Wakil Ketua Komisi III (Komisi Hukum) DPR RI, Almuzzammil Yusuf, mengecam keras keputusan pemerintah dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM memberikan pembebasan bersyarat kepada Ratu Mariyuana asal Australia, Schapelle Corby.

"Pemerintah tidak konsisten dalam memberantas bandar narkoba. Pemerintah hanya berani keras kepada WNI bandar dan pengedar narkoba tapi tidak berani dengan warga negara asing," kata Muzzammil ketika dikonfirmasi, Jumat (7/2/2014).

Menurut dia, ini akan menjadi preseden buruk dalam rangka pemberantasan bandar dan pengguna narkoba dalam negeri.

"Akan membuat jaringan narkoba internasional semakin berani masuk Indonesia," kata dia.

Dikatakan jalur narkoba internasional yakni Jalur Malaysia melalui Sumatera Utara dan Riau sekarang saja sudah merajalela.
"Target ASEAN 2015 bebas narkoba hanya omong kosong," kata dia.

Indonesia dengan jumlah penduduk besar, menurut Muzzammil, adalah pasar narkoba incaran gembong narkoba internasional.

"Kalau hukumannya lemah terhadap bandar dan pengguna narkoba maka akan mudah narkoba masuk ke Indonesia," kata dia.

Dia meragukan diplomasi luar negeri pemerintahan SBY soal pembebasan bersyarat Corby. "Secara diplomasi, pemerintah SBY tidak berani tegas kepada Australia.

Setelah pejabat kita disadap oleh Ausralia sekaran Corby diberikan pembebasan bersyarat," kata Muzzammil.

Hari ini Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin mengeluarkan keputusan pembebasan bersyarat Corby.

Amir menyampaikan itu setelah menerima rekomendasi dari Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) sebanyak kurang lebih 1725.

"Alhamdulilah sudah 1.291 terselesaikan dengan baik. Corby termasuk di dalam 1291 itu," ujar Amir di kantornya, Jakarta, Jumat (7/2/2014).

Amir sendiri enggan menyebutkan Corby secara khusus bahwa permintaan pembebasan bersayaratnya diterima.

Corby disetujui untuk mendapatkan Pembebasan Bersyarat karena telah memenuhi peryaratan substantif dan administratif yang ditetapkan dalam Permen Kumham Nomor 21 Tahun 2013 tentang syarat dan tata cara pemberian remisi, asimilasi, cuti mengunjungi keluarga, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas, dan cuti besyarat. (tribunnews)
Read more »

Raih Kehormatan dan Kebaikan dengan Al Qur'an

"Raih Kehormatan dan Kebaikan dengan Al Qur'an"

(Taujih DR Ahzami Sami'un Jazuli pada khataman qur'an ODOJ 873 di Masjid An Nur Graha Indah)


وَإِنَّهُ لَذِكْرٌ لَّكَ وَلِقَوْمِكَ ۖ وَسَوْفَ تُسْأَلُونَ

"Dan Sungguh, Al Qur'an itu benar-benar suatu kehormatan bagimu dan bagi kaummu, dan kelak kamu akan dimintai pertanggungjawaban." (QS 43:44)

Ummatal qur'an hafidzokumulloh,

Nikmat terbesar dalam hidup adalah Al qur'anul karim. Kaum muslimin yg selalu berinteraksi dengan Al Qur'an mendapat kedudukan yg sangat istimewa.

Wa innahu ladzikrullaka, ladzikrullaka bermakna lasyarfun laka/kehormatan untukmu, dan kaummu dan kalian akan dimintai pertanggungjawaban.

Ibrohnya:

1. Al Qur'an adalah kehormatan dan tanggung jawab. Kehormatan seluruh kaum mu adalah siapa yg terbaik dalam interaksinya dengan Al Qur'an. Sebagaimana: Khoirukum man ta'allamal wa 'allamahu.  Belajar Al Qur'an dan mengajarkannya. Atau Man 'amilalquran wa 'allamah.
Al Qur'an  juga merupakan masuliyah, tanggungjawab kita kepada Allah Swt, sejauh interaksi kita terhadap Al Qur'an.

Alhamdulillah kita dipilih untuk selalu berinteraski dengan Al Qur'an, diantaranya melalui sarana ODOJ (One Day One Juz) ini.

2. Al Khoiriyatu bada'at minal quran: kebaikan diri, keluarga, masyarakat, bangsa dimulai dengan Al Qur'an.

Orang sejahat apapun kalau sudah mulai berinteraksi dengan Al Qur'an, membaca dan seterusnya, akan berubah menjadi orang yang lebih baik.

Contoh sahabat Umar bin Khothob, sebelum masuk islam, sebelum berinteraksi dengan Al Qur'an, beliau banyak melakukan kejahiliyahan: anak perempuannya dibunuh, membuat tuhan dari manisan/berhala untuk sembah, ketika lapar, tuhannya dimakan. Berniat membunuh Nabi Muhammad, ketika mendapat informasi bahwa saudara perempuannya dan iparnya sudah menjadi pengikut Muhammad Saw, berubah ingin membunuh saudara dan iparnya tersebut, tetapi ketika sampai di tempat persembunyian kaum muslimin, Umar bin Khothob mendengar tilawah Al Qur'an, surat Thoha, Umar berubah beliau masuk Islam. Dan Setelah masuk islam beliau menjadi pejuang Al Qur'an, beliau menjadi pemimpin yang keadilan termasyhur, tidak hanya kepada manusia, bahkan tumbuh-tumbuhan: 'seandainya sehelai daun jatuh di negeri irak disebabkan negara tidak mengurusnya, Umar bertanggungjawab."

Oleh karena itu, kalau kita ingin memperbaiki diri dan pemimpin mulailah dengan Al Qur'an. Kita lembutkan hati kita dengan berinteraksi dengan Al Qur'an.  Lau anzalna hadzal qur'an 'ala jabalin laroaitahu khosyi'an mutashoddi'an min khosyatillah.

Gunung bisa hancur, berubah dengan Al Qur'an, oleh karena itu kalau ada orang tidak berubah dengan Al Qur'an, siapa yang hatinya lebih keras?

Bidayatul khoir, meningkatkan kebaikan dimulai dengan Al Qur'an.

3. Ahli Al Qur'an di dalam Islam mendapat awlawiyat, diutamakan. Ketika di masjid belum ada imam, mau sholat berjamaah, siapa yg paling berhak menjadi Imam? ahlul qur'an.
Pertemuan semacam  ini tidak sekedar tatsqif/penambah wawasan, harus jadi arahan untuk diamalkan.

4. Supaya tidak terjebak dalam juz'iyah (parsial), orang yang ahlul quran adalah orang yg berjihad di jalan Alloh.

Ketika Rasul wafat, digantikan sahabat Abu Bakar ash shidiq, masalah utama saat itu adalah: murtad, munculnya nabi palsu, orang mulai tidak mau membayar zakat. Sahabat Abu Bakar. r.a. yang berperangai lemah lembut, ketika berhadapan dengan kondisi tersebut,  kebijakan yang beliau ambil perangi orang yang murtad, nabi palsu dan orang yang tidak membayar zakat.

Juga setelah dalam peperangan ada 70 penghafal Qur'an yang syahid di medan jihad, maka Umar ra  mempunya ide agar Al Qur'an dikodifikasikan, karena saat itu terserak di banyak tempat.

Sahabat Abu bakar awalnya menolak, ini bid'ah, tidak ada di jaman nabi. Namun setelah terjadi dialog dan Allah berikan syarhu sodr/kelapangan dada, Abu Bakar ra.  menerima masukan dari Umar bin Khothob ra.

Ketika kita dan anak keturunan kita berinteraksi dengal Al Qur'an, melalui tilawah, tadabbur, tahfidz, mengamalkan dan mendakwahkan Al Qur'an,  jangan lupa berjihad di semua sektor kehidupan (politik, ekonomi, pendidikan dsb).

Perjuangan kita harus utuh.

Wallohu a'lam bishowab.


*ditulis by @bambanghsbekasi

sumber: pkspiyungan.org
Read more »

Berbagai Fitnah Melanda, NU dan PKS Makin Mesra

Kemesraan Nahdatul Ulama (NU) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) semakin tampak di berbagai daerah khususnya di Kalimantan Timur (Kaltim). Pasca menghadiri Konvensi Rakyat, KH Salahuddin Wahid atau dikenal dengan sapaan Gus Sholah ditemani Ketua DPW PKS Kaltim Masykur Sarmian tampak berbincang akrab dan berfoto bersama layaknya kawan lama, Minggu (2/2/2014).

Kedekatan NU dan PKS memang bukan cerita baru. Meski sempat diwarnai berbagai fitnah, namun hal tersebut tidak merusak kedekatan NU dan PKS.

Fitnah itu pun berangsur menghilang seiring terkuaknya hubungan mesra petinggi-petinggi NU dengan Pengurus PKS. Kunjungan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS yang dikomandoi Anis Matta dan Hilmi Aminuddin ke Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Jombang, Jawa Timur (Jatim), Kamis (8/4/2013) tahun lalu semakin mengokohkan kemesraan hubungan tersebut.

Dipimpin langsung pengasuh Ponpes Tebuireng, KH Salahuddin Wahid alias Gus Sholah, menerima rombongan DPP PKS dengan hangat. Apalagi ternyata ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin adalah jebolan ponpes tersebut yang telah menimba imu disana selama lima tahun sejak 1957.

*pks.or.id
Read more »

Wow, PKS Didukung ICMI

Pemilu 2009 masih menyisakan banyak cerita indah. Semangat direct selling masih terasa hingga 2014. Yang membedakan adalah status penulis. Tahun 2009, dengan semangat mahasiswa -penulis dan teman-teman berkeliliing Kota Makassar memperkenalkan partai dakwah dengan nomor 8. Perasaan “bangga” terselip mengenakan jaket hitam dengan tulisan “Lokomotif Ummat” yang dibagikan oleh Bapak Presiden PKS -  Anis Matta, yang saat itu dicalonkan menjadi Aleg DPR RI dapil 1 Sulawesi Selatan.

Saat ini, Pemilu 2014 tetap semangat melayani masyarakat  meski status berubah menjadi ibu rumah tangga. Perut buncit dengan usia kehamilan 20 pekan lebih tak menyurutkan semangat penulis untuk memenangkan dakwah di Kota Parepare. Yah, saat ini penulis diberi amanah menjadi salah seorang caleg perempuan di Kota Parepare,Sulawesi Selatan.

Usia 26 tahun. Sebuah episode kehidupan yang begitu berharga tuk diambil maknanya. Yang semula mengenalkan qiyadah kepada masyarakat, sekarang harus menenteng kartu nama dan kalender bergambar diri sendiri. Amanah. Meski terkadang berat, namun jika diberikan -sebagai muslim- kita tidak boleh menolaknya.

Suatu hari penulis jalan bersama tim pemenangan (hehe, timnya adikku sendiri). Matahari tepat diatas kepala kami, tak menyurutkan langkah kami berdua tuk memasang spanduk disebuah rumah kerabat. Berbekal tali, gunting, dan spanduk yang sebelumnya telah dipasangkan bambu di sisi kanan kirinya.

Ada beberapa orang yang lewat saat itu, dan singgah sebentar melihat kami. Diantara mereka mungkin  ada  yang iseng mencocokkan gambar wajah yang dispanduk dengan sosok perempuan hamil yang memasang spanduk saat itu. Raut wajahnya seakan berkata kemana tim suksesnya caleg ini, sampai dia sendiri yang harus memasang spanduknya? Apa susahnya membayar orang lain tuk mengerjakan pekerjaan tersebut? Daripada capek bercucuran keringat..hamil pula!! Hehehe..

Pernah juga ketika direct selling, seorang warga bertanya, “Berapa duit yang PKS siapkan untuk pemilihnya?”. Ketika kami menjelaskan bahwa PKS tidak membagi-bagikan uang, warga tersebut langsung tertawa sambil berkata “Aiii…caleg PKS anggota ICMI”.

Kami juga tertawa, dan menanyakan maksud anggota ICMI. Ternyata yang dimaksudkan warga dengan ICMI bukan Ikatan Cendikiawan Muslim, tetapi Ikatan Caleg Miskin. Yaah, kami semua tertawa dan membenarkan candaan warga tersebut.

Inilah realita kami di PKS. Caleg tidak selamanya berasal dari kalangan yang berduit saja. Ketika caleg tersebut dianggap mampu mengemban amanah jamaah dan bersedia diberikan amanah, kenapa tidak? Dari tukang sol sepatu hingga pengusaha kaya raya, semua memiliki derajat yang sama di mata Allah. Bukankah yang membedakan kadar ketaqwaannya?

Penulis yakin, ada banyak caleg muda PKS yang mempunyai nasib serupa dengan penulis. Kalau warga mengistilahkan “caleg miskin”. Secara financial mungkin ia. Dana yang kita miliki belum sebanyak dana para caleg partai lain. Namun sekecil apapun kontribusi kita, tak akan pernah luput dari pencatatan Allah swt. Ridho dengan keputusan jama'ah tuk memasukkan nama kita saja, insya Allah sudah bernilai kebaikan di mata Allah.

So…caleg PKS yang merasa anggota ICMI (Ikatan Caleg Miskin), hehe.. jangan berkecil hati yak! Teruslah bekerja..masyarakat Indonesia masih merindukan karya nyata kita. Allahu Akbar!!

___
*Penulis: A.Tien Asmara Palintan, S.Psi
Caleg PKS Dapil 3 Bacukiki-Bacukiki Barat
Kota Parepare – Sulawesi Selatan
Read more »

Mau Lihat Bupati Jualan, Datang ke Sini!

PURBALINGGA - Bupati Sukento Rido Marhaendrianto tengah bersiap berjualan produk-produk UMKM Kota Braling. Ini ia lakukan demi mewujudkan dukungannya kepada pelaku UMKM.
Aksi jualan itu akan dilaksanakannya pada saat Gelar Produk Minggu Pagi di Gelora Goentoer Darjono, Minggu (9/2). “Saya ingin ikut jualan. Jadi nanti pelaku usaha mikro lebih semangat,” kata Bupati. jelasnya.
“Usaha mikro ini harus didukung. Mereka punya jiwa wirausaha, bisa buka lapangan kerja. Wonge dhewek. Jadi betul-betul ini harus diperhatikan dan didukung,” katanya.
Tak hanya dalam kegiatan Gelar Produk Minggu Pagi, Sukento juga mengaku akan memperomosikan hasil UMKM Purbalingga dimanapun dia berada. Bupati yang mantan perbankan ini memang antusias kalau terkait bidang ekonomi.
“Harapan saya, apa yang saya lakukan, mempromosikan produk Purbalingga juga dapat ditiru oleh semua warga Purbalingga dimanapun mereka berada,” kata Sukento.
Kasi Pembinaan dan Pengembangan UMKM Adi Purwanto mengatakan Dinperindagkop dan Paguyuban UMKM Purbalingga antusias menggelar Gelar Produk Minggu Pagi saat melihat apresiasi dari masyarakat.
“Bagi UMKM lain yang ingin bergabung masih sangat terbuka. Bisa mendaftar ke Paguyuban UMKM atau saya di Bidang UMKM dan Koperasi di Dinperindagkop,” ujar Adi.
BANGKIT WISMO

Sumber: BRALING.COM

Read more »

 

KAJIAN KEISLAMAN DAN KEILMUAN

BERITA DAERAH

POLITIK